[Review] Vitacid Tretinoin 0,025%

by - June 24, 2020


Welcome back to my blog 

Pertemuan aku dengan Vitacid tretinoin 0.025% ini bermula dengan obrolan bersama seorang teman di bulan Februari 2020 lalu. Random dia bercerita tentang produk ini. Mungkin karena dia liat aku berjerawat meski tertutup oleh make up ya. Temanku bercerita dia memakai produk ini untuk merawat jerawatnya dan ampuh. Sejak bekerja, satu dua jerawat muncul di wajahnya, faktor stress sepertinya. Komedo di hidungnya juga hilang dengan memakai produk ini. So, dia menyarankan Vitacid tretinoin 0.025% kepada teman-temannya yang berjerawat. Ia bahkan menunjukkan before dan after temannya (udah kayak sales lol). Temannya memiliki jerawat-jerawat besar dan merah penuh di dahinya. Setelah satu bulan, terlihat jerawat-jerawat di dahinya tersebut mereda. Tentunya aku tertarik. Aku sempat give up kembali ke dokter kulit. Aku sudah menggunakan Sebamed, tapi rasanya jerawatku bandel.

BACA JUGA : [Review] Sebamed Clear Face Coloured Anti Pimple Cream


Pastinya aku mencari review mengenai Vitacid tretinoin 0.025% terlebih dahulu. Vitacid ini tersedia dalam tiga level konsentrasi retinoic acid. Ada yang 0,025% (paling rendah, cocok buat kulit yang sensitif banget), 0,05% (medium), dan 0,1% (paling tinggi).  Retinoic acid itu sendiri adalah sebuah ingredient yang diambil dari vitamin A dan sifatnya mendorong sel-sel kulit supaya regenerasi lebih cepat dan merangsang produksi kolagen. Purging harus diantisipasi karena dengan adanya regenerasi kulit yang lebih cepat, otomatis calon jerawat yang belum matang terdorong keluar. 

Purging dan breakout berbeda. Jika kalian menggunakan suatu produk dan muncul jerawat di tempat yang sebelumnya sudah ada jerawat, namanya purging. Sedangkan breakout ialah ketika jerawat muncul di daerah yang justru tidak pernah berjerawat atau tidak ada bruntusannya setelah menggunakan suatu produk. Jadi, kalau kalian breakout setelah menggunakan suatu produk, lebih baik stop penggunaannya. Purging cuma bisa terjadi oleh pemakaian skincare yang ada fungsi cell turnover atau eksfoliasi, jadi kalau cuma pakai sabun cuci muka atau pelembab terus bilang jadi purging, itu bukan purging tapi simply ga cocok.

Yang aku baca-baca, lamanya purging akibat penggunaan Vitacid berbeda-beda di setiap orang. Ada yang tidak sama sekali mengalami purging. Ada yang bisa sampai empat bulan mengalami purging. Jadi, kalau mau pake Vitacid ini harus ekstra sabar. Okay, berikut review dari aku.

Description

VITACID merupakan obat jerawat topikal dengan kandungan Retinoic Acid atau Asam Retinoat (tretinoin). Retinoic Acid meningkatkan mitosis dan pergantian sel epidermal serta menekan sintesis keratin. Permeabilitas kulit meningkat menyebabkan hilangnya cairan sehingga memudahkan pengelupasan kulit dan mencegah terbentuknya pengelupasan kulit. Oleh karena itu, Vitacid efektif digunakan untuk pengobatan jerawat komedogenik, papul, dan pustul.

Harga: IDR 31.625,-
Size: 20 gr

How to Use

Sebaiknya dipakai sekali sehari sebelum tidur. Untuk pemula, ambil Vitacid sedikit saja di ujung jari. Jika wajah sudah terbiasa bisa ditambah hingga satu ruas ujung jari. Oleskan tipis-tipis di seluruh wajah, utamakan bagian kulit wajah yang tebal. Hindari kulit yang tipis dan sensitif, seperti di bawah alis sampai kelopak mata, kantong mata, pinggir mulut, dan atas bibir. 

Hindari penggunaan Vitacid yang dibarengi dengan penggunaan produk eksfoliasi. Jadi, kalian bisa pakai Vitacid di malam hari, lalu menggunakan produk eksfoliasi keesokan paginya. Disarankan menggunakan sun screen ketika di luar ruangan karena kulit jauh lebih sensitif terhadap matahari setelah penggunaan Vitacid.

Side Effects

Kemerahan, bengkak, melepuh atau mengeras pada kulit individu-individu tertentu yang peka. Bila timbul efek seperti ini, hentikan penggunaan obat sementara waktu hingga keadaan kulit pulih kembali atau sesuaikan ke tingkat yang lebih rendah dimana pengguna masih tahan.


Packaging



Kemasannya sih kayak obat salep pada umumnya, berbentuk seperti kemasan pasta gigi dan berukuran cukup kecil. Tutupnya dari plastik dan tube-nya tertutup aluminium, jadi harus dilubangi terlebih dahulu ketika mau dipakai. Pencet kemasan pelan saja karena isinya mudah bleber.

Texture & Scent


Vitacid yang aku beli ini teksturnya gel berwarna keruh, ketika dioleskan ke kulit menjadi transparan. Tersedia juga Vitacid dengan tekstur cream. Wangi dari Vitacid ini cukup tajam, kayak obat pada umumnya. 

Results

Awal aku memakai produk ini rasanya dingin terus perih di daerah yang berjerawat besar.

                                  4 Februari 2020                                         5 Februari 2020
                         Sebelum memakai vitacid.   Paginya setelah penggunaan vitacid semalaman.

Saat itu jerawatku cukup banyak di bagian dagu dan rahang sebelah kanan berukuran kecil. Bisa dilihat di gambar bekas jerawatku juga banyak. Fokus pada bagian yang dilingkari, setelah penggunaan vitacid jerawatku matang dan mengeluarkan mata.

                                                               10 Februari 2020

Setelah lima hari, aku merasa kulitku lebih cerah. Jerawat cepat matang dan mengering. Kulit yang berjerawat mengelupas di awal dan menjadi lebih halus. Sayangnya, rasanya kulit menjadi lebih tipis dan sangat sensitif. Saat itu, aku memakai Vitacid dua kali dalam sehari, padahal cukup satu kali saja. Aku sempat berhenti beberapa hari dan menggunakan Vitacid di malam hari saja selama seminggu kemudian. Kulitku yang berjerawat rasanya seperti melepuh, gatal, terutama di daerah rahang sebelah kanan. Rahang sebelah kananku jadi kayak beruntusan, sebelumnya tidak. Aku ragu awalnya, apakah ini hanya purging atau alergi, namun karena gatalnya luar biasa aku memberhentikan pemakaiannya dan tidak pernah memakai lagi. Tukang facial ku sampai bilang fix alergi karena dia ga pernah liat kulit seperti itu. Sayang sekali sih, untung harganya murah. Sejak saat itu, aku facial dua minggu sekali untuk mengeluarkan komedo yang ada. Namanya obat keras ya, wajar sih.

Pro :

Cepat mematangkan jerawat.

Cons :

Ada efek samping, tidak cocok untuk kulit sensitif.


Repurchase? No.
Recommended? Yes.

Where to Buy?

Produk ini mudah ditemukan di Apotek.


I am also at

You May Also Like

5 comments

  1. Untuk produk yang tergolong obat keras, dia tuh murah banget ya :( Harus hati-hati banget sama orang yang ga paham cara kerja obat keras :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya :( perlu banget cari tau dulu sebelum dipakai

      Delete
  2. Kalau buat cowo masih keras juga nggak ya?
    Soalnya kan kulit cowo keknya lebih badak gitu XD

    ReplyDelete
  3. ku ga sanggup pake vitacid ini muka pas pagi jd perih2 bgt pas cuci muka, akhirnya dipake kl ada jrawat nongol aja drpd mubazir >.<

    ReplyDelete